Peserta pelatihan Penulisan media warga 19 Sept 2013
Untuk mengatasi masalah kemiskinan pemerintah telah mengeluarkan salah satu program yaitu Pe-nanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) dan membentuk Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dengan standar pengelolaan yang sudah ditetapkan, ditambah de-ngan kebijakan intern Kepengurusan Forum Komunikasi Badan Ke-swadayaan Masyarakat (FK- BKM) Kecamatan Ngaglik mencakup satu kecamatan Ngaglik yang terbagi dalam 6 desa, (Donoharjo, Minomar-tani, Sardonoharjo, Sariharjo, Sinduharjo, Sukoharjo) meliputi 87 dusun, 222 Rukun Warga (RW), dan 657 Rukun Tetangga (RT), luas wilayah kurang lebih 3.852 Ha. Kecamatan Ngaglik memiliki penduduk tidak kurang dari 78.707 jiwa, dengan 23.967 Kepala keluarga. Selain itu terdapat kurang lebih 10 ribu penduduk musiman yang sebagian besar merupakan mahasiswa. Pertumbuhan penduduk 2,28% per tahun. Secara topografi, wilayah kecamatan Ngaglik terletak di wilayah lereng terbawah bagian selatan Gunung Merapi, ketinggiannya 100-499 mdpl, struktur wilayahnya miring dengan dataran lebih rendah di bagian selatan (http://id.wikipedia.org/wiki/Ngaglik%2C_Sleman) .Dalam rangka pe-ningkatan kinerja BKM, melalui pencapaian sasaran dan tujuan, baik untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota mau punmeningkatkan kemam puan untuk memperoleh hasil yang baik, maka BKM sebagai organisasi perlu meningkatkan daya saingnya, agar dalam menjalankan fungsi dan tugas yang dilaksanakan selalu berpedoman pada efisiensi dan efektifitas kinerja. Cara terbaik untuk melaksanakan tugas dan fungsi berdasar kepada unsur-unsur efisiensi dan efektifitas kinerja adalah melalui pelaksanaansistem manajemen yang baik. Salah satu fungsi manajemen yang sangat berpengaruh untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas adalah pengen dalian, perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan. Mengingat bahwa di dalam organisasi BKM pengurus dan anggota adalah sebagai pemilik dan pengguna jasa, maka kinerja pengurus organisasi perlu ditingkatkan agar dapat melakukan pengendalian terhadap organisasi. Dengan meningkatnya kinerja pengurus, maka fungsi untuk menjalankan tugas dan fungsi semakin baik. Disadari bahwa dalam organisasi BKM mempunyai pengawas yang bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap pelak sanaan kebijaksanaan dan pengelolaan organisasi. Namun pengendalian oleh anggota tidak bertentangan dengan pengawasan yang dilakukan oleh pengawas, dan juga tidak tumpang tindih, karena merupakan suatu kesatuan yang saling mendukung untuk mening katkan kinerja BKM. Pengendalian yang paling sederhana yang dapat dilaksanakan oleh anggota terhadap kegiatan dan organisasi BKM adalah melalui pelaksanaan rapat anggota.Namun rapat anggota masih dirasakan kurang obyektif tanpa adanya peran serta dari warga masyarakat.
“Salah satu peran masyarakat dalam fungsi kontrol/pengawasan lang sung adalah melalui media informasi oleh, dari, untuk, dan tentang masyarakat ” Paparan dari bapak Kuncoro selaku nara sumber pelatihan penyusunan Media Warga. al hari Kamis, 19 September 2013 bertempat di Aula kalurahan Sardonoharjo. FK-BKM Kecamatan Ngaglik menyelenggarakan Pelatihan peneribitan Media Warga dan sekaligus menyususun Team Redaktur dan Penanggung Jawabnya. Penganggung Jawab BK-BKM Kecamatan Ngaglik, dengan formasi Pemimpin Umum Bapak Sunaryo, Pemimpin Usaha Bapak Istiadji, Pemimpin Redaksi Bapak Muhammad Maq shudi, A.Md. sedangkan redaksi pelaksana bapak Tri Hardono, A.Md. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa media Warga kecamatan Ngaglik yang di beri nama SWARA NGAGLIK akan terbit perdana pada bulan Oktober 2013, dengan jumlah oplah 2500 eksem plar. Dengan asumsi tiap- RW mendapatkan 3 ekemplar sisa nya untuk para donator. Media Warga tersebut di beri nama Swara Ngaglik. Menindak lanjuti hasil keputusan pada pelatihan penyusunan media warga, dewan Redaksi yang di motori oleh Bapak Sunaryo mengadakan Rapat Dewan Redaksi pada hari kamis tanggal 26 September 2013,m bertempat di Gondang lutung Donoharjo Ngaglik Sleman di kediaman beliau. Muhammad Maqshudi, A.Md. sebagai Redaktur Pelaksana memaparkan Visi dari Media Warga adalah dari warga, untuk warga, oleh warga dan tentang warga, sedangan misinya : 1) ajang belajar menganalisa organisasi yang dibutuhkan warga untuk menanggulangi kemiskinan; 2) ajang bela jar menganalisa menjadi wahana representasi (permainan peran) dari seluruh warga masyarakat, tidak dibatasi oleh golongan, ras, jenis kelamin, agama dan lain lain; 3)ajang belajar menganalisa kriteria pemimpin yang dibutuhkan dalam menjalankan organisasi (lembaga) 4) ajang belajar meningkatkan kesadaran kritis warga terhadap kriteria pemimpin yang akan dipilih dan menjadi motor penggerak dalam BKM/LKM dan pembangunan masyarakat kelurahan. 5)ajang belajar mengkaji apakah lembaga-lembagamasyarakat yang ada saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat; 6)ajang belajar untuk mengenali berbagai tujuan-tujuan organisasi yang ada di sekitarnya secara mendalam sebelum mengambil keputusan membentuk BKM/LKM. Biaya operasional di ambilkan dari dana media BKM
dan donator yang tidak mengikat (Sept. 2013 Bapake Any)
Pelindung Camat Kecamatan Ngaglik Dan Polsek Kecamatan Ngaglik Dan Ramil Kecamatan Ngaglik Penasehat Kepala Desa Donoharjo, Kepala Desa Minomartani Kepala DesaSardonoharjoi Kepala Desa Sariharjo Kepala Desa Sinduharjo, Kepala DesaSukoharjo Pemimpin Umum Sunaryo Pemimpin Usaha Istiadji Pemimpin Redaksi Muhammad Maqshudi, A.Md. Redaktur Sri Hardono Adminstrasi Keuangan Ida Setyo Mulyadi Usaha – Dana Efendi Bagian Cetak Ipun Basuki Iklan Gundari Galih Suparno Partono Suparno Editor Slamet Widodo Lay out Astadi Indra